Sejarah Singkat MASTER GUIDE
Text Box: MG. Henry Sitanggang AIIAS Silang, Cavite Philippines
Bagaimana kegiatan MG Muncul?
Berdasarkan dengan sejarah perkembangan pemuda Advent, terbentuknya kegiatan pemuda Advent pertama sekali diorganisasikan oleh dua pemuda berbakat Harry Fenner yang pada waktu itu berusia 16 tahun dan Luther Warren berusia 14 tahun. Dalam hal ini juga berkat tuntunan Ellen G. White dan Flora Flummer yang waktu itu menjabat sebagai direktur Sekolah Sabat General Conference. Kegiatan pemuda pada waktu itu belum spesifik seperti sekarang ini. Dengan kata lain belum ada konsep Master Guide yang timbul, melainkan Perkumpulan Pemuda Misionaris Advent (SDA Young People’s Society berubah menjadi Missionary Volunteer dan akhirnya menjadi Adventist Youth Society). Pada waktu pembentukan organisasi pemuda Advent tahun 1907 belum ada program dan strategi kegiatan kepemudaan, namun sudah ada sasaran dari kegiatan tersebut yaitu remaja (Junior Missinary Volunteer). Kemudian hampir di seluruh gereja Advent di Amerika Utara membuat program kegiatan di wilayah mereka masing-masing karena belum ada panduan dari General Conference. Hingga perang dunia pertama terjadi mereka terus bergumul di dalam mengembangkan ide-ide yang baru saja akan dikembangkan.
Tidak salah kalau dimulai dan berkembangnya kegiatan kepemudaan terjadi pada zaman perang dunia pecah dan pada waktu itu wajib militer diperlukan sekali dari pemuda oleh karena kurangnya personil militer. Dari sinilah ide-ide kegiatan Pathfinder (Militerisasi) itu muncul dan dikembangkan. Bahkan pemimpin pemuda saat itu juga mulai melirik kegiatan kepramukaan yang diprakarsai oleh Robert Boden Powell yang sedang berkembang dan sangat diminati oleh orang-orang muda. Hingga kegiatan kepramukaan tersebut menjadi kegiatan disetiap sekolah di Amerika. Banyak juga di antara pemuda-pemuda Advent yang ikut aktif dan banyak pula di antara mereka yang harus mundur karena harus mengikuti kegiatan pada hari Sabat. Pada dasar inilah, pemimpin pemuda Advent waktu itu membuat program dan kegiatan yang hampir sama untuk dilakukan di kalangan gereja Advent. Kegiatan ini sangat berpengaruh sekali hingga sekarang ini.
Seperti Arthur W. Spalding tahun 1919 membuat program kepramukaan (camping, woodcraft, handicraft) di tempatnya Madison, Tennessee namun itu hanya untuk kalangan remaja (Junior Missionary Volunteer). Dari sini terciptanya undang-undang, perjanjian dan tujuan pemuda misionaris Advent remaja (JMV) yang akhirnya digunakan untuk Pathfinder saat ini. Tahun 1922 Kegiatan pemuda misionaris Advent mulai resmi dilakukan. Melihat perkembangan di kalangan para remaja, tahun 1928 para pemimpin pemuda berinisiatif untuk menjalankan juga program untuk pemuda Advent dewasa yang disebut dengan Master Comrade (tidak ada terjemahan Indonesianya) atau Master Guide sekarang ini. Di tahun-tahun tersebut (1927-1931) hanya ada tiga kelas kemajuan yaitu kelas Sahabat (Friend), Teman (Companion), dan Comrade,[1] untuk kelas remaja dan satu untuk pemuda dewasa. Tahun yang sama juga pengembangan kepemimpinan kelas Master Comrade terus dilakukan untuk pemuda dewasa (Master Comrade Course)[2] yang ingin melayani pemuda remaja dan sejumlah pemuda dewasa dilantik resmi untuk pertama sekali menjadi Master Comrade (Master Guide). Pada tahun 1951 melalui berbagai macam tantangan nama Master Comrade berubah menjadi Master Guide.
Master Guide bukan v.s Adventist Youth Society
Sejak dimulainya kegiatan pemuda Advent tidak pernah diprogramkan bahwa Master Guide dan Perkumpulan Pemuda Advent (Adventist Youth Society) masing-masing independent. Melainkan semua kegiatan mulai dari Adventurer, Pathfinder, Master Guide dan Kepemimpinan Pemuda Advent adalah satu wadah didalam Perkumpulan Pemuda Advent (Adventist Youth Society dan Junior). Master Guide Club (Kepemimpinan Utama) adalah bukan suatu organisasi baru yang sejajar dengan organisasi Pemuda Advent Dewasa, melainkan sub organisasi dari organisasi Pemuda Advent. Dengan kata lain dibawah naungan organisasi Pemuda Advent Dewasa. Mengapa, karena di dalam organisasi Pemuda Advent Dewasa itu sendiri memiliki officer dan staf yang bertanggung jawab untuk Master Guide Club.
Dalam hal ini, berdasarkan manual[3] staf dari bidang Pendidikan[4] menangani seperti kegiatan Youth Ministry Training, Senior AY Book Club, Master Guide Club, AY Leadership Club and activities, Nature Clubs, Hobby Clubs, AY Heritage of Truth Award, AY Silver Award, AY Gold Award, Outreach Features, AY Congresses and Rallies, AY Voice of Youth, Prayer and Personal Workersà Group, Christian Help Group, Koinonia, Literature and Correspondence Groups, Other Witnessing Groups, Ingathering Singing Groups (in season), Temperance Teams, Community and Disaster Service Groups. Masing-masing dari koordinator atau pengurus seperti Master Club, AY leadership Club, dll ditunjuk oleh Perkumpulan Pemuda Advent Dewasa dan disetujui oleh majelis gereja setempat.
Spesialis Pelayanan anak-anak
Setiap anggota Master Guide Club adalah mereka yang sudah dilantik dan mereka yang sedang mengikuti pelatihan kandidat, dapat bergabung melayani di klub ini. Klub ini merupakan organisasi spesialis yang berorientasi pada anak-anak dalam semua aktifitas gereja. Selain itu spesialis melayani penginjilan anak-anak, pendalaman Alkitab anak-anak, cabang Sekolah Sabat hingga kegiatan petualang, Pathfinder dan Adventurer, atau sebagai direktur, penasehat, instruktur di Pathfinder. Pelatihan dan pendidikan Pathfinder lebih lanjut (Pathfinder Leadership Award) diberikan kepada Master Guide yang ingin terus melayani di Pathfinder dan melanjutkan ke tahap yang lebih tinggi yaitu Pathfinder Instructor Award.
Kesimpulan
Kecenderungan yang ada pada saat ini bahwa kegiatan Master Guide berada sejajar dengan Perkumpulan Pemuda Advent (AY Society) harus diperbaiki dan lebih berkoordinasi dengan Perkumpulan Pemuda Advent tersebut. Seperti halnya (ilustrasi) koordinasi antara Panglima ABRI dan Menteri Pertahanan dan Keamanan Republik Indonesia. Maka Master Guide Club juga harus memondok kepada organisasi yang sebenarnya (tidak independen). Seluruh anggota Master Guide adalah anggota Pemuda Advent Dewasa dan juga melayani, mensukseskan semua acara Pemuda Advent digereja.
Saat ini, di Amerika Utara (NAD) beberapa aktivis Master Guide dan Pathfinder sedang bergumul tentang keberadaan Master Guide Club digereja mereka masing-masing hingga tingkat conference sekalipun. Karena selama ini mereka yang telah menyelesaikan pendidikan Master Guide otomatis langsung bertugas di kegiatan Pathfinder. Mulai dari Konferens hingga kepada divisi memang belum ada secara khusus pelayanan Master Guide (hanya pelatihan tahunan, Master Guide Convention, Youth Leadership, PLA, PIA) semua tercakup di dalam pelayanan Pathfinder Ministries. Padahal Master Guide tidak pernah termasuk berada dibawah Pathfinder Ministries melainkan sub organisasi Pemuda Advent Dewasa. Pathfinder Ministry itu sendiri adalah termasuk organisasi pemuda remaja (AJY Society).
Beberapa di antara aktifis tersebut terus berkomunikasi dengan saya untuk meminta dukungan dan saran mengenai Master Guide Club. Kita bersyukur bahwa beberapa gereja Advent di Jawa-Barat dan daerah lainnya sudah melaksanakan hal tersebut dengan terpadu. Hal selanjutnya adalah bagaimana membuat Master Guide Club dapat bersosialisasi dan bernaung secara baik serta diprogramkan bersama-sama dengan organisasi inti Pemuda Advent yaitu Perkumpulan Pemuda Advent Dewasa (AY Society bukan AY Club). Jika hal tersebut diatas dilakukan dengan baik maka semua kegiatan pemuda Advent akan berjalan terkoordinasi tanpa ada rasa individualis antar klub dan semua akan saling membantu mencapai sasaran atau tema yaitu Keselamatan dan Pelayanan. q hs
[1] Lihat untuk lebih lanjut, Adventist Youth Ministry’s Handbook (General Conference of SDA Youth Department, 2004), 17. Tujuan dibentuk kegiatan Master Guide untuk kepemimpinan pemuda dewasa, dan melatih mereka untuk melayani diantara anak-anak dan remaja.
[2] “Pelatihan ini menjadi prasyarat untuk mereka yang akan menamatkan kependetaan, guru dan hampir semua sekolah-sekolah Advent melakukan hal tersebut” [(Malcolm J. Allen, Divine Guidance or Worldly Pressure: Youth Ministry in the Seventh-day Adventist Church (Silver Spring: General Conference of SDA Department Church Ministry Publication, 1995), 3.]
[3] Adventist Youth Ministry’s Handbook, 51-52.
[4] Informasi lebih lanjut lihat Church Manual, 2000 ed. (versi English), tiga jenis atau kategori kegiatan Pemuda Advent yaitu Pendidikan, Penginjilan, Rekreasi. Kegiatan Master Guide ada disemua kategori tersebut, dibawah naungan organisasi Pemuda Advent (hal, 105).
Bagaimana kegiatan MG Muncul?
Berdasarkan dengan sejarah perkembangan pemuda Advent, terbentuknya kegiatan pemuda Advent pertama sekali diorganisasikan oleh dua pemuda berbakat Harry Fenner yang pada waktu itu berusia 16 tahun dan Luther Warren berusia 14 tahun. Dalam hal ini juga berkat tuntunan Ellen G. White dan Flora Flummer yang waktu itu menjabat sebagai direktur Sekolah Sabat General Conference. Kegiatan pemuda pada waktu itu belum spesifik seperti sekarang ini. Dengan kata lain belum ada konsep Master Guide yang timbul, melainkan Perkumpulan Pemuda Misionaris Advent (SDA Young People’s Society berubah menjadi Missionary Volunteer dan akhirnya menjadi Adventist Youth Society). Pada waktu pembentukan organisasi pemuda Advent tahun 1907 belum ada program dan strategi kegiatan kepemudaan, namun sudah ada sasaran dari kegiatan tersebut yaitu remaja (Junior Missinary Volunteer). Kemudian hampir di seluruh gereja Advent di Amerika Utara membuat program kegiatan di wilayah mereka masing-masing karena belum ada panduan dari General Conference. Hingga perang dunia pertama terjadi mereka terus bergumul di dalam mengembangkan ide-ide yang baru saja akan dikembangkan.
Tidak salah kalau dimulai dan berkembangnya kegiatan kepemudaan terjadi pada zaman perang dunia pecah dan pada waktu itu wajib militer diperlukan sekali dari pemuda oleh karena kurangnya personil militer. Dari sinilah ide-ide kegiatan Pathfinder (Militerisasi) itu muncul dan dikembangkan. Bahkan pemimpin pemuda saat itu juga mulai melirik kegiatan kepramukaan yang diprakarsai oleh Robert Boden Powell yang sedang berkembang dan sangat diminati oleh orang-orang muda. Hingga kegiatan kepramukaan tersebut menjadi kegiatan disetiap sekolah di Amerika. Banyak juga di antara pemuda-pemuda Advent yang ikut aktif dan banyak pula di antara mereka yang harus mundur karena harus mengikuti kegiatan pada hari Sabat. Pada dasar inilah, pemimpin pemuda Advent waktu itu membuat program dan kegiatan yang hampir sama untuk dilakukan di kalangan gereja Advent. Kegiatan ini sangat berpengaruh sekali hingga sekarang ini.
Seperti Arthur W. Spalding tahun 1919 membuat program kepramukaan (camping, woodcraft, handicraft) di tempatnya Madison, Tennessee namun itu hanya untuk kalangan remaja (Junior Missionary Volunteer). Dari sini terciptanya undang-undang, perjanjian dan tujuan pemuda misionaris Advent remaja (JMV) yang akhirnya digunakan untuk Pathfinder saat ini. Tahun 1922 Kegiatan pemuda misionaris Advent mulai resmi dilakukan. Melihat perkembangan di kalangan para remaja, tahun 1928 para pemimpin pemuda berinisiatif untuk menjalankan juga program untuk pemuda Advent dewasa yang disebut dengan Master Comrade (tidak ada terjemahan Indonesianya) atau Master Guide sekarang ini. Di tahun-tahun tersebut (1927-1931) hanya ada tiga kelas kemajuan yaitu kelas Sahabat (Friend), Teman (Companion), dan Comrade,[1] untuk kelas remaja dan satu untuk pemuda dewasa. Tahun yang sama juga pengembangan kepemimpinan kelas Master Comrade terus dilakukan untuk pemuda dewasa (Master Comrade Course)[2] yang ingin melayani pemuda remaja dan sejumlah pemuda dewasa dilantik resmi untuk pertama sekali menjadi Master Comrade (Master Guide). Pada tahun 1951 melalui berbagai macam tantangan nama Master Comrade berubah menjadi Master Guide.
Master Guide bukan v.s Adventist Youth Society
Sejak dimulainya kegiatan pemuda Advent tidak pernah diprogramkan bahwa Master Guide dan Perkumpulan Pemuda Advent (Adventist Youth Society) masing-masing independent. Melainkan semua kegiatan mulai dari Adventurer, Pathfinder, Master Guide dan Kepemimpinan Pemuda Advent adalah satu wadah didalam Perkumpulan Pemuda Advent (Adventist Youth Society dan Junior). Master Guide Club (Kepemimpinan Utama) adalah bukan suatu organisasi baru yang sejajar dengan organisasi Pemuda Advent Dewasa, melainkan sub organisasi dari organisasi Pemuda Advent. Dengan kata lain dibawah naungan organisasi Pemuda Advent Dewasa. Mengapa, karena di dalam organisasi Pemuda Advent Dewasa itu sendiri memiliki officer dan staf yang bertanggung jawab untuk Master Guide Club.
Dalam hal ini, berdasarkan manual[3] staf dari bidang Pendidikan[4] menangani seperti kegiatan Youth Ministry Training, Senior AY Book Club, Master Guide Club, AY Leadership Club and activities, Nature Clubs, Hobby Clubs, AY Heritage of Truth Award, AY Silver Award, AY Gold Award, Outreach Features, AY Congresses and Rallies, AY Voice of Youth, Prayer and Personal Workersà Group, Christian Help Group, Koinonia, Literature and Correspondence Groups, Other Witnessing Groups, Ingathering Singing Groups (in season), Temperance Teams, Community and Disaster Service Groups. Masing-masing dari koordinator atau pengurus seperti Master Club, AY leadership Club, dll ditunjuk oleh Perkumpulan Pemuda Advent Dewasa dan disetujui oleh majelis gereja setempat.
Spesialis Pelayanan anak-anak
Setiap anggota Master Guide Club adalah mereka yang sudah dilantik dan mereka yang sedang mengikuti pelatihan kandidat, dapat bergabung melayani di klub ini. Klub ini merupakan organisasi spesialis yang berorientasi pada anak-anak dalam semua aktifitas gereja. Selain itu spesialis melayani penginjilan anak-anak, pendalaman Alkitab anak-anak, cabang Sekolah Sabat hingga kegiatan petualang, Pathfinder dan Adventurer, atau sebagai direktur, penasehat, instruktur di Pathfinder. Pelatihan dan pendidikan Pathfinder lebih lanjut (Pathfinder Leadership Award) diberikan kepada Master Guide yang ingin terus melayani di Pathfinder dan melanjutkan ke tahap yang lebih tinggi yaitu Pathfinder Instructor Award.
Kesimpulan
Kecenderungan yang ada pada saat ini bahwa kegiatan Master Guide berada sejajar dengan Perkumpulan Pemuda Advent (AY Society) harus diperbaiki dan lebih berkoordinasi dengan Perkumpulan Pemuda Advent tersebut. Seperti halnya (ilustrasi) koordinasi antara Panglima ABRI dan Menteri Pertahanan dan Keamanan Republik Indonesia. Maka Master Guide Club juga harus memondok kepada organisasi yang sebenarnya (tidak independen). Seluruh anggota Master Guide adalah anggota Pemuda Advent Dewasa dan juga melayani, mensukseskan semua acara Pemuda Advent digereja.
Saat ini, di Amerika Utara (NAD) beberapa aktivis Master Guide dan Pathfinder sedang bergumul tentang keberadaan Master Guide Club digereja mereka masing-masing hingga tingkat conference sekalipun. Karena selama ini mereka yang telah menyelesaikan pendidikan Master Guide otomatis langsung bertugas di kegiatan Pathfinder. Mulai dari Konferens hingga kepada divisi memang belum ada secara khusus pelayanan Master Guide (hanya pelatihan tahunan, Master Guide Convention, Youth Leadership, PLA, PIA) semua tercakup di dalam pelayanan Pathfinder Ministries. Padahal Master Guide tidak pernah termasuk berada dibawah Pathfinder Ministries melainkan sub organisasi Pemuda Advent Dewasa. Pathfinder Ministry itu sendiri adalah termasuk organisasi pemuda remaja (AJY Society).
Beberapa di antara aktifis tersebut terus berkomunikasi dengan saya untuk meminta dukungan dan saran mengenai Master Guide Club. Kita bersyukur bahwa beberapa gereja Advent di Jawa-Barat dan daerah lainnya sudah melaksanakan hal tersebut dengan terpadu. Hal selanjutnya adalah bagaimana membuat Master Guide Club dapat bersosialisasi dan bernaung secara baik serta diprogramkan bersama-sama dengan organisasi inti Pemuda Advent yaitu Perkumpulan Pemuda Advent Dewasa (AY Society bukan AY Club). Jika hal tersebut diatas dilakukan dengan baik maka semua kegiatan pemuda Advent akan berjalan terkoordinasi tanpa ada rasa individualis antar klub dan semua akan saling membantu mencapai sasaran atau tema yaitu Keselamatan dan Pelayanan. q hs
[1] Lihat untuk lebih lanjut, Adventist Youth Ministry’s Handbook (General Conference of SDA Youth Department, 2004), 17. Tujuan dibentuk kegiatan Master Guide untuk kepemimpinan pemuda dewasa, dan melatih mereka untuk melayani diantara anak-anak dan remaja.
[2] “Pelatihan ini menjadi prasyarat untuk mereka yang akan menamatkan kependetaan, guru dan hampir semua sekolah-sekolah Advent melakukan hal tersebut” [(Malcolm J. Allen, Divine Guidance or Worldly Pressure: Youth Ministry in the Seventh-day Adventist Church (Silver Spring: General Conference of SDA Department Church Ministry Publication, 1995), 3.]
[3] Adventist Youth Ministry’s Handbook, 51-52.
[4] Informasi lebih lanjut lihat Church Manual, 2000 ed. (versi English), tiga jenis atau kategori kegiatan Pemuda Advent yaitu Pendidikan, Penginjilan, Rekreasi. Kegiatan Master Guide ada disemua kategori tersebut, dibawah naungan organisasi Pemuda Advent (hal, 105).


thankss God bless